Review Dark Souls 3: Setia Membuat Kalian Frustasi dan Gila

Dark Souls 3 tetap membawa formula yang nggak jauh berbeda dengan seri-seri pendahulunya yang dikenal dengan tingkat kesulitan yang membuat frustasi. Banyak gamers yang nggak asing dengan seri besutan From Software dan juga Bandai Namco ini. Game ini dikenal sebagai game action RPG dengan tingkat kesulitan tinggi. Walaupun banyak gamers yang cukup kewalahan memainkan game ini, Dark Souls tetap menjadi salah satu game paling laris. Memang itulah yang menjadi nilai jual dari Dark Souls. Penggemarnya pun tetap menunggu perilisan seri-seri selanjutnya.

Dark Souls 3

Dark Souls 3 dirilis pada tahun 2016 silam dan hadir untuk konsol generasi terkini dan juga PC gaming. Sekuel ketiganya ini juga bisa dibilang game paling cepat penjualannya dalam sejarah Bandai Namco. Game ini sukses dijual sebanyak 3 juta kopi ke seluruh dunia hanya dalam 2 bulan setelah perilisannya. Kemudian, Bandai Namco dan From Software merilis expansion packnya setahun setelahnya. Bagi kamu yang belum mencoba game ini, mungkin kalian bisa membaca artikel ini dulu hingga akhir. Penasaran kan? Yuk kita bahas!

Plot Cerita Dark Souls 3 yang Nggak Terlalu Impresif

Dark Souls ketiga hadir dengan setting tempat di sebuah kerajaan bernama Lothic. Kerajaan Lothic tersebut memiliki beberapa raja dengan jiwa api yang merupakan kunci kedamaian kerajaan tersebut. Kalian akan memainkan seorang undead warrior dengan julukan Ashen One. Sang Ashen One tersebut ditugaskan oleh seorang perempuan bernama Fire Keeper untuk menghidupkan lima orang raja bernama the Lords of Cinder. Kelima raja tersebut bernama Aldritch (yang menjadi seorang Lord of Cinder walaupun memiliki nafsu makan yang rakus), Yhorm (sesosok raksasa yang pernah menguasai orang-orang yang pernah ia lindungi), Holy King Lothric (yang dibangkitkan demi menghubungkan the First Flame), Abyss Watchers (seorang ksatria yang berjanji untuk melindungi dunia dari Abyss), dan juga Ludleth the Exiled. Sewaktu sang Ashen Once berhasil mengembalikan Lothric dan the Lords of Cinder ke takhtanya, mereka berkelana menuju puing-puing Kiln of the First Flame.

Dark Souls 3

From Software dan Bandai Namco merilis cerita tambahan melalui DLC atau expansion pack bernama Ashes of Ariandel. Pada seri ekspansi ini, kalian akan menemukan area baru yang bernama Ariandel. Kalian akan bermain lagi sebagai sang Ashen One yang bertemu dengan seorang ksatria pengelana bernama Gael yang memohon untuk memasuki Panted World dan memenuhi sebuah nubuat untuk membawa “Fire for Aiandel.” Penghuni dunia ini memohon juga pada Ashen One untuk membakar Painted World karena nubuat tersebut.

Dark Souls 3

Setelah dirilisnya DLC atau expansion pack Ashes of Ariandel, The Ringed City muncul sebagai DLC kedua. Dalam The Ringed City, sang Ashen One memulai pengembaraannya dari sebuah tempat bernama The Dreg Heap yang mana sebuah daerah di mana kerajaan yang hacur dari era-era berbeda bertumpuk satu sama lain. Dari The Dreg Heap, setelah bertarung melalui puing-puing kastil Lothric, Ashen One bertemu dengan seorang ksatria bernama Lapp yang hilang ingatannya. Begitulah secara garis besar cerita Dark Souls 3 beserta expansion packnya.

Untuk gameplay, Dark Souls 3 nggak memiliki perbedaan jauh jika dibandingkan dengan pendahulunya. Tingkat kesulitan yang tinggi tetap menjadi daya tarik game action RPG satu ini. Bagi kamu pemain lama Dark Souls, semestinya kamu nggak perlu lama beradaptasi ketika memainkan seri ketiganya ini. Satu hal yang menarik dari game ini adalah kerealistisannya, dan ini yang membuatnya susahnya bukan main. Fitur stamina ini adalah fitur yang penting dari Dark Souls 3. Ketika kamu menebas atau menghindar, meteran stamina kamu akan berkurang. Apabila staminamu habis, kamu harus bersembunyi ke tempat yang lebih aman untuk meningkatkan stamina kamu.
Ini yang membuat memainkan Dark Souls 3 memerlukan strategi dan perencanaan. Dark Souls menghadirkan fase pertarungan yang sangat lambat. Sensasi berat akan kamu rasakan dalam game ini. Maka kamu jangan berharap pertarungan ala Devil May Cry dalam game ini.

Kesimpulan Cuma Buat Kamu yang Cinta Tantangan

Kamu merasa game-game yang selama ini kamu mainkan nggak menantang? Kamu bisa mencoba Dark Souls 3 untuk men-challenge dirimu. Game ini merupakan iterasi terakhir Dark Souls yang sangat memuaskan, dari segi gameplay dan juga suasana, walaupun secara jalan cerita cukup membingungkan. Bagi kamu yang sudah siap untuk memainkan game ini, kami ucapkan Semangat! dan jangan menyerah!

Leave a Comment