Nintendo Wii / Wii U Konsol Interaktif dengan Gameplay Asyik

Semenjak awal dirilisnya, Nintendo Wii cukup mencuri perhatian. Wii termasuk konsol satu generasi dengan PS3 dan juga Xbox 360. Namun, ketika PS3 dan juga Xbox 360 berlomba-lomba merilis game-game dengan grafis terbaik, tidak dengan Wii. Konsol dari Nintendo ini hadir dengan grafis yang mungkin setara dengan PS2, namun banyak game-nya memiliki gameplay yang interaktif.

Nintendo Wii

Ini yang menjadi keunggulan dari Wii apabila dibandingkan dengan pesaing-pesaingnya pada waktu itu. Karena kesuksesan Wii Nintendo akhirnya merilis penerusnya dengan nama Wii U. Wii U mencoba meningkatkan beberapa aspek yang dimiliki Wii U terutama di bagian grafis.

Nintendo Wii

Sepertinya Nintendo ingin berkompetisi dari segi grafis kedua pesaingnya. Akan tetapi, nasib Wii U nggak sebaik pendahulunya. Artikel ini akan membahas salah satu konsol revolusioner besutan Nintendo. Mungkin kamu juga penasaran dengan konsol ini dan ingin tahu seluk beluknya. Ikuti ya artikel ini, dan jangan sampai lewatkan setiap paragrafnya.

Nintendo Wii

Wii merupakan konsol video game yang dirilis oleh Nintendo pada 19 November 2006. Konsol generasi ketujuh ini bersaing dengan PlayStation 3 dan juga Microsoft Xbox 360. Karena Nintendo nggak bertujuan untuk bersaing dalam hal grafis mana yang terbaik, mereka mencoba membuat gameplay yang cukup revolusioner. Dan konsol gaming ini menyasar pasar lebih luas yakni gamers kasual. Maka dari itu, Wii mendapatkan penjualan terbesar dibandingkan dengan kedua pesaingnya tersebut.

Nintendo Wii

Nintendo mengenalkan kontroler uniknya pada konsol generasi ketujuhnya ini yakni, Wii remote controller. Seiring dengan perilisan pertama GameCube pada tahun 2001, game desainer Nintendo, Shigeru Miyamoto menyatakan pada sebuah interview bahwa konsep Nintendo Wii berfokus pada bentuk baru interaksi pemain. Salah satu alasan mengapa Wii memiliki gameplay yang interaktif adalah bahwa spesifikasi yang powerful bukanlah inti dari suatu konsol.

Nintendo Wii

Salah satu konsol handheld besutannya, Nintendo DS, juga terpengaruh oleh desain Wii. Nggak seperti Nintendo GameCube yang gamenya menggunakan format mini DVD, Wii beralih ke DVD ukuran normal. Untuk game-gamenya, kamu akan menemukan judul-judul yang langganan muncul di setiap konsol Nintendo seperti Super Mario, Metroid Prime, Pikmin, Pokemon, dan masih banyak lagi.

Nintendo Wii U

Wii memecahkan rekor penjualan di generasinya dan termasuk salah satu konsol tersukses sepanjang masa. Nintendo akhirnya ingin melanjutkan tongkat estafet ke seri selanjutnya atau konsol generasi kedelapannya mereka dengan nama Wii U. Konsol ini direncanakan bersandingan dengan konsol Playstation 4 dan Microsoft Xbox One walaupun dirilis terlebih dahulu dibandingkan kedua pesaingnya tersebut.

Nintendo Wii

Wii U secara resmi dirilis ke publik di tahun 2012, setahun sebelum dirilisnya kedua konsol pesaingnya tersebut. Konsol generasi kedelapan besutan Nintendo ini adalah konsol Nintendo yang pertama kali mendukung grafis HD. Wii U ingin menampilkan sistem yang lebih baru dengan kontroler Wii U Gamepad yang hadir dengan fitur analog, tombol directional, tombol action, dan juga touchscreen.

Sayangnya, konsol ini sudah tutup buku di tahun 2017 karena penjualan yang buruk. Padahal Wii U memiliki game-game yang nggak kalah bagus kok. Ada beberapa alasan mengapa Wii U nggak laku dan bahkan sampai tutup buku.
Alasan Mengapa Nintendo Wii U Nggak Sukses Dibandingkan pendahulunya

1. Desain yang Kurang Efektif

Salah satu mengapa Wii U gagal sukses dibandingkan dengan pendahulu dan penerusnya adalah kontroler yang secara desain nggak bagus. Controller Wii U berbentuk kotak dengan ukuran besar yang nggak nyaman untuk dipegang. Nintendo sendiri menyatakan bahwa Wii U adalah produk gagal.

2. Momen Perilisan yang Nggak Tepat

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya bahwa Wii U dirilis di tahun 2012 yang mana bukanlah tahun yang baik untuk mereka karena setahun selanjutnya Microsoft dan Sony merilis konsol terbarunya yang secara game lebih menarik dari segi grafis dan juga gameplay. Tentu saja, para gamers lebih merelakan menunggu kedua konsol tersebut dibandingkan dengan membeli Wii U.

3. Marketing yang Buruk

Alasan mengapa Wii U gagal adalah strategi marketingnya yang buruk. Bagi banyak gamers, alih-alih konsol baru yang dirilis oleh Nintendo, Wii U merupakan add on atau aksesoris tambahan Wii. Selain itu, game-game Wii U juga sangat abu-abu positioningnya. Banyak orang yang bingung apakah Wii U untuk gamer kasual atau gamer hardcore.

Mungkin apabila kamu ingin mencoba kedua konsol milik Nintendo tersebut, kamu bisa mencarinya di beberapa marketplace. Berikut list harga dari Wii dan juga Wii U

No.ProdukHarga
1.Nintendo Wii Full SetRp 1,800,000
2.Nintendo Wii U 32 GBRp 2,650,000

Leave a Comment