Review Tom Clancy’s The Division 2: Jadi Lebih Baik

Ini adalah tahun yang menyenangkan untuk para penggemar game Tom Clancy’s The Division. Tahun ini Ubisoft dan Massive Entertainment resmi meluncurkan game lanjutan dari The Division pertama. Game Tom Clancy’s The Division 2 resmi diluncurkan dengan membawa cerita lebih kompleks dan gameplay lebih baik. Elemen MMORPG game juga lebih ditonjolkan supaya game lebih seru dimainkan. Selain itu, The Division 2 menambahkan sistem loot untuk membantumu meningkatkan level karakter.

review tom clancys the division 2

Plot Cerita Tom Clancy’s The Division 2

Game Tom Clancy’s The Division 2 mengambil seting tempat di Washington DC, Amerika Serikat. Seting waktu game The Division 2 diambil setelah kejadian di The Division seri pertama. Kejadian dan tempat diambil setelah teroris melepaskan racun Green Poison yang mengakibatkan kekacuan dalam skala global. Untuk menghadapi keruntuhan sosial, pemerintah Amerika Serikat membentuk agen yang dinamakan SHD (Strategic Homeland Division) atau disingkat The Division.

review game tom clancys the division 2

Di game ini kamu ditugaskan untuk memperbaiki kekacuan yang terjadi di Washington DC 7 bulan setelah kejadian di New York. Pemerintahan pusat Amerika Serikat diinvasi oleh kelompok bandit jahat seperti: Hyena, True Sons, dan Outcast. Kondisi semakin rumit ketika sebagian masyarakat yang mengungsi memutuskan untuk mempersanjatai diri mereka dengan senapan api untuk berlindung dari bandit jahat tersebut. Hal ini membuat pemain tidak hanya bertugas memberantas bandit, namun juga melindungi kamp pengungsian demi mendapat hidup yang layak.

review tom clancys the division 2 xbox one

Gameplay The Division 2

Ada dua markas yang harus kamu lindungi dan upgrade, salah satunya adalah White House atau Gedung Putih di Washington DC. Setiap markas punya misinya sendiri. Setiap misi yang berhasil diselesaikan akan memberimu hadiah seperti: EXP, Crafting senjata, dan Equipment untuk membantu mengalahkan musuh. Gameplay ini sama seperti game pendahulunya. Game ini mengambil sudut pandang orang ketiga atau Third Person Shooter. Untuk membantumu menumpas musuh yang banyak, developer game mengurangi Time to Kill dan HP yang berlapis.

review tom clancys the division 2 ps4

Tapi sayangnya, boss di game ini memiliki armor yang tebal. Membuatmu harus berusaha lebih keras untuk menembus lapisan pertahanan yang tebal. Beruntungnya, musuh kecil atau anak buah lebih mudah dikalahkan. Walaupun karakter boss cuma sekedar diperkuat armor tebal, namun misi khusus saat bertempur membuatmu bisa mengalahkan karakter boss dengan lebih menyenangkan.

review tom clancys the division 2 pc

Peningkatan pada kualitas grafis membuat suasana pertempuran lebih intens. Visual yang lebih detail sangat memikat. Kamu juga gak akan bosan memasuki arena peperangan tanpa jeda di tengah kota Washington DC. Kemudian, game ini juga menawarkan mode Single Player. Walaupun hanya bermain sendiri namun kehadiran clan memberimu keseruan tersendiri. Fitur clan diberikan Ubisoft buat kamu yang kesulitan mencari teman saat main di mode Multiplayer. Jika kamu butuh bantuan dari player lain, kamu bisa minta tolong dengan panggilan darurat.

Video Gameplay Tom Clancy’s The Division 2

Misi Terakhir, Bukan yang Terakhir

Saat misi utama selesai, ternyata misi yang lebih besar sudah menunggu. Selain Hyena, True Sons, dan Outcast ada bandit jahat yang lebih berat untuk dikalahkan, yaitu Black Tusk. Teknologi mereka jauh lebih lengkap dan lebih canggih dari The Division. Mereka memiliki robot dan drone yang bisa menghancurkan semua timmu. Melawan Black Tusk jadi lebih seru karena loot dan hadiah yang diberikan jauh lebih baik.

game tom clancys the division 2

Saat menghadapi Black Tusk, kamu dihadapkan pilihan 3 class hero yang bisa diganti sesuka hati. Ketiga class tersebut adalah: Demolitionist, Survivalist, dan Sharpshooter. Demolitionist menggunakan grenade launcher sebagai senjata utama. Kemudian untuk Survivalist menggunakan crossbow sebagai senjata utamanya. Sharpshooter menggunakan sniper besar, cocok untuk yang suka menumpas musuh dari jarak jauh.

tom clancys the division 2

Kesimpulan

Tom Clancy’s The Division 2 bisa jadi game shooter terbaik dengan cerita yang kompleks. Namun sayangnya, sambungan cerita dari misi utama sampai ke misi setelah ending kurang tersambung rapih. Ending yang masih bisa dilanjutkan membuat game ini sangat seru untuk dimainkan. Detail dan visual yang disajikan juga lebih memanjakan mata. Membuat pemain lebih betah duduk berlama-lama, meski misi terakhirnya lebih susah. Kekurangan game The Division 2 ada di versi PC yang terkadang masih ditemukan. Sementara itu, versi Xbox One dan Playstation 4 dilaporkan tidak ada kendala apapun. Baca: Game PS4 Terbaik dan Terbaru 2019.

Leave a Comment