Marvel’s Avengers: Game Tema Superhero Lagi yang Patut Diikuti

Marvel’s Avengers – Kebangkitan game superhero semakin melesat setelah dirilisnya seri Batman dan juga game Spiderman yang terakhir dirilis di PS4 kemarin. Marvel’s Avengers ingin membuktikan lagi bahwa game dengan tema superhero layak untuk mendapatkan perhatian. Selain itu, percuma saja apabila beberapa film Avengers kemarin mendapatkan animo yang baik, namun gamenya tidak seimpresif filmnya. Momentum tersebut akan hancur apabila gamenya mengecewakan.

Marvel's Avengers

Beberapa waktu lalu, Square Enix sebagai publisher dan Crystal Dynamics bersama Eidos-Montreal dan Nixxes merilis versi beta supaya penggemar super hero Marvel bisa menikmati game ini. Banyak yang penasaran dengan versi final gamenya. Nah pada kesempatan kali ini kami akan membahas game Marvel’s Avengers. Apa saja yang ditawarkan game superhero terbaru satu ini? Yuk simak artikel satu ini.

Plot Cerita Marvel’s Avengers

Cerita game ini tidak berdasarkan MCU (Marvel Cinemated Universe) atau pun versi komik. Bagi para penggemar Avengers atau komik Marvel, pasti banyak menemukan banyak cerita baru yang belum pernah ditemukan sebelumnya. Mungkin yang bisa kalian kenal hanya karakter-karakter ikonik seperti Iron Man (Tony Stark), Captain America (Steve Rogers), the Hulk (Bruce Banner), Black Widow (Natasha Romanov), dan juga Miss Marvel (Kamala Khan). Cerita yang diusung merupakan 100% kreasi dari Crystal Dynamics.

Marvel's Avengers

Kisah game perkumpulan pahlawan super Marvel ini bermulai di sebuah hari istimewa bernama A-Day di mana para Avengers akan merayakan peluncuranThe Chimera yang mana merupakan Helicarrier terbaru mereka. The Chimera ditenagai oleh sebuah sumber tenaga bernama Kristal Terrigen. Akan tetapi, perayaan tersebut diganggu oleh sekelompok pasukan yang dipimpin oleh Taskmaster. Pengepungan tersebut menimbulkan kekacauan yang memakan banyak korban yang salah satunya sang pemimpin Avengers, Captain America.

Read More  Harvest Moon A Wonderful Life: Lebih Banyak Fitur Baru

Tidak hanya itu saja, Helicarrier bernama Chimera tersebut hancur yang mengeluarkan kabut Terrigen yang berasal dari Kristal Terrigen. Kehancuran itu menimbulkan efek yang mengerikan yakni melahirkan sekelompok manusia yang dijuluki Inhumans yang mampu melemparkan api dan menghasilkan cloning yang ditengarai akan menghancurkan segala yang ada di kota.

Marvel's Avengers

Kematian Steve Rogers tidak hanya berdampak buruk pada tim Avengers, namun juga kota. Karena kekosongan tersebut, sebuah perusahaan AIM yang bergerak dibidang teknologi dibawah pimpinan George Tarleton memutuskan untuk mengirim robot super canggih dan cerdas untuk melindungi luka. Perusahaan tersebut juga berjanji bahwa para Inhumans akan kembali menjadi manusia normal seperti sediakala.

Game akan mengambil sudut pandang dari seorang gadis bernama Kamala Khan yang juga anggota Avengers. Akan tetapi, Kamala bukan hanya seoran superhero, namun juga Inhumans. Akhirnya, Kamala diburu oleh AIM karena menemukan sebuah video rekaman rahasia dari AIM yang mengalamatkan kematian Captain America yang bukan disebabkan kecelakaan belaka. Dengan segala jerih payah, Kamala ingin mengembalikan tim superhero andalan kota untuk membongkar segala akal bulus yang direncanakan oleh AIM.

Gameplay: Elemen RPG yang Cukup Apik, tapi Repetitif

Ketika pertama kali dipresentasikan, game ini lebih cenderung berfokus pada hal-hal seperti microsransaksi, mode multiplayer, dan juga konten-konten yang ada di dalam game ketika dirilis. Bagi kami pribadi, hal ini yang memunculkan sedikit keraguan setelah melihat standar tinggi yang telah ditetapkan oleh seri Batman: Arkham dan juga Spider-Man. Namun, kemunculan versi betanya sedikit mencuri hati kami karena gameplay dan terlihat cukup fluid. Seperti film Marvel yang kita lihat, selipan-selipan humor yang menggelitik tetap disajikan. Game ini mengusung konsep open world agar kalian bisa dengan lebih leluasa menjamah dunia Marvel’s Avengers.

Read More  Review Detroit: Become Human, Game yang Fokus di Plot Cerita

Marvel's Avengers

Hal yang sangat menarik dalam game ini adalah battlenya. Sistem battlenya sangatlah hidup dan tidak kaku. Kalian akan melihat bagaimana Thor menghempaskan Mjolnir ke musuh-musuh yang menghadang dan juga Iron Man yang berlalu lalang terbang dengan lincahnya. Sistem RPG yang ditawarkan juga cukup menarik. Masing-masing hero bisa mengupgrade stat mau pun skill dengan animasi yang keren. Namun, dibalik keseruan battlenya tersebut, tentu game ini bukannya bebas cela.

Marvel's Avengers

Ada banyak hal yang semestinya bisa digarap lebih baik lagi oleh sang developer. Dunia yang luas tersebut tidak disajikan dengan lebih variatif. Perjalanan yang diarungi oleh komplotan pahlawan super ini terkesan sangat repetitif. Dalam 1 map yang luas, kalian akan menemukan musuh yang itu-itu saja. Selain itu, boss fightnya cenderung tidak banyak yang seharusnya ini point utama dari game superhero.

Marvel's Avengers

Simpulan

Sebagai game superhero, Marvel’s Avengers tetap layak dibeli meski ada beberapa kekurangan yang membuat game ini terasa masih belum 100% penggarapannya. Kami berharap kedepannya ada kelanjutan dari seri Marvel’s Avengers, namun dengan banyak perbaikan yang signifikan. Terlebih lagi banyak bug yang cukup mengganggu di saat kami bermain.

 

Leave a Comment