Suikoden 2 (Genso Suikoden II) JRPG Legendaris dari Konami

Bagi para pencinta JRPG pasti nggak asing dengan Suikoden 2 yang dahulu pernah dirilis di PSX dan PC. Walaupun berada di bayang-bayang Final Fantasy VIII yang keluar di tahun yang sama, Suikoden II tetap bisa mencuri perhatian para gamers. Game JRPG ini dirilis oleh salah satu publisher dan developer terkemuka asal Jepang bernama Konami.

Suikoden 2

Nama Konami semakin mencuat karena beberapa game seperti Winning Eleven, Metal Gear Solid, dan Suikoden ini. Suikoden II atau Genso Suikoden II (versi Jepangnya) dirilis pada 17 Desember 1998 untuk versi Jepang, dan 31 Agustus 1999 untuk versi Amerikanya. Memang Konami selalu mengambil waktu yang cukup lama untuk merilis versi bahasa Inggrisnya.

Yang paling diingat dari seri Suikoden adalah koleksi playable characternya yang jumlahnya mencapai 108. Pada artikel kali ini, redaksi Sobatgame akan membahas salah satu game JRPG legendaris besutan Konami ini, penasaran? Ikuti hingga akhir ya.

Cerita Tentang Dua Sahabat yang Terpisah Karena Berbeda Prinsip

Pada kali ini, sang tokoh utama tidak memiliki nama tetap. Harus kamu yang memberi nama (usut punya usut ia memiliki nama asli bernama Riou). Awal cerita sang protagonis utama dan teman masa kecilnya Jowy Astreides bekerja bersama sebagai anggota divisi pemuda tentara Highland. Lalu mereka menemukan camp tentara dibakar, dan Captain Rowd menyuruh mereka untuk untuk menyelamatkan diri mereka karena camp tentara tersebut diserang oleh City-State yang katanya telah mengingkari perjanjiannya.

Suikoden 2

Akan tetapi Jowy menginatkan sang tokoh utama karena jalan mereka salah, dan semua ini nggak masuk akal. Akhirnya mereka kembali lagi ke camp tersebut, dan tiba-tiba mendengarkan bahwa serangan tersebut adalah rencana yang dijalankan oleh Luca Blight sang pangeran dari Highwind dan Captain Rowd sendiri. Akhirnya mereka tertangkap basah karena diam-diam mendengar percakapan Luca dan Captain Rowd akan semua kepalsuan ini.

Sang tokoh utama dan Jowy akhirnya melarikan diri. Mereka berdua terpisah, dan sang tokoh ditemukan di pinggir sungai oleh tentara bayaran bernama Flik dan Victor. Setelah membantu Flik dan Victor, sang tokoh utama akhirnya bertemu kembali dengan kakak perempuannya, Nanami. Nanami dan sang tokoh utama, dimata-matai oleh pihak Highland dan ingin dihukum mati. Viktor dan Flik menolong mereka dan mereka pun selamat.

Suikoden 2

Sayangnya hanya mereka berdua yang selamat, dan Jowy tertangkap. Akan tetapi Jowy berjanji dengan Riou dan Nanami agar bertemu kembali di kota Muse. Semua pemimpin dari city-state: Muse, Tinto, Two River, South Window, Greenhill, dan Matilda Knightdom berkumpul. Semua mengunjungi konferensi dan Annabelle memberitakan bahwa tentara Highland akan menyerang. Setelah sukses melindungi kota, Nanami dan Riou menemukan Annabelle dibunuh oleh Jowy.

Suikoden 2 sejatinya memiliki cerita yang sangat baik dan penuh intrik. Banyak hal yang nggak ketebak yang seperti, Riou dan Jowy harus berpisah karena berbeda prinsip dan sudut pandang. Jowy akhirnya kembali lagi ke tentara pihak Highland dan menjadi seorang Raja disana. Riou dan Jowy yang dulu bersahabat akhirnya menjadi sepasang musuh.

Karakter Ratusan Lebih

Begitulah garis cerita dari game Suikoden 2. Untuk gameplay, Suikoden membagi battlenya menjadi tiga jenis battle, di antaranya war battle (seperti game turn-based strategy), duel battle (pertarungan satu lawan satu), dan juga battle biasa. Hal ini yang menjadi daya tarik dan ciri khas dari Suikoden selain menghadirkan bejibun karakter. Battle systemnya layaknya game JRPG lain yakni kamu akan bergantian menyerang dengan musuhmu. Dalam satu battle kamu bisa menggunakan 6 orang karakter secara bersamaan.

Suikoden 2

Masing-masing karakter memiliki special attack tersendiri, seperti Jowy dengan Riou yang bisa melakukan kolaborasi penyerangan dengan Buddy ATK, atau Riou dengan Nanami dengan Family ATK. Selain itu, hal yang paling identik dari Suikoden adalah fitur Rune. Rune ini adalah sumber magic yang bisa digunakan untuk menyerang lawan dengan damage yang lebih powerful.

Kesimpulan Suikoden 2: JRPG yang Patut Dicoba

Game ini hingga kini nggak bisa dilupakan, apalagi bagi kalian yang pernah hidup di masa 90an akhir dan juga 2000n awal. Saya teringat ketika pertama memainkan game ini, dan mengetahui game ini setelah Final Fantasy VIII. Saya menyimpulkan dengan cepat, kok game ini mirip banget sama Final Fantasy tapi grafisnya lebih jelek. Akan tetapi, setelah semakin lama dimainkan kok game ini adiktif dan seru ya. Nah game ini bisa jadi pilihan kalian yang kebingunan cari game JRPG.

Leave a Comment