Home » Cyberpunk 2077 – Penantian Lama Akhirnya Datang Juga!

Cyberpunk 2077 – Penantian Lama Akhirnya Datang Juga!

Cyberpunk 2077

Penantian panjang para gamers akan Cyberpunk 2077 akhirnya berujung juga di akhir tahun 2020. Game satu ini dirancang oleh developer yang sama dengan game RPG sukses bernama The Witcher 3. Tentu banyak yang mengharapkan kemewahan yang sama yang pernah diberikan oleh The Witcher 3 yang hingga saat kini pemainnya masih banyak. Cyberpunk 2077 mengambil tema yang sangat jauh berbeda dengan The Witcher. Dari namanya juga sudah Cyberpunk, game besutan CD Projekt Red ini mengusung tema tersebut. Di dalam sini kalian akan menemukan dunia dystopia dimana manusia dikendalikan oleh teknologi. Muncul banyaknya manusia separuh atau full android di dalam dunia ini, menunjukan tema apokaliptik yang penuh warna-warna neon.

Cyberpunk 2077

Game ini melalui pengembangan selama tujuh tahun dan mulai dipamerkan di banyak eksibisi game di sekitaran tahun 2018. Pada dasarnya, game Cyberpunk 2077 terinspirasi oleh cerita yang dikarang oleh seorang desainer board game bernama Mike Pondsmith. Di dalam game ini kalian bisa mengelilingi sebuah kota futuristic bernama Night City yang skalanya sangat besar. Sebagaimana game dengan tema open world, di sini kalian bisa mengambil mobil atau motor dari pengendara sebelumnya. Di Cyberpunk 2077, kalian akan berperan menjadi seorang karakter utama bernama V dengan sudut pandang orang pertama. Namun, sayang sekali setelah rilisnya game ini, terdapat banyak hal yang tidak mengenakkan terutama terdapatnya banyak bug dan juga glitch yang terkadang tidak membuat gamers nyaman. Akan tetapi, apakah game ini layak dibeli? Pada kesempatan kali ini, Sobat Game akan membahas game RPG dengan elemen open world buatan CD Projekt Red ini. Maka dari itu, ikuti artikel ini hingga akhir!

Baca Juga  Review Batman: Arkham Knight, Seri Ke-4 Ksatria Kegelapan

Cyberpunk 2077

Storyline Cyberpunk 2077

Cerita game ini berlatar belakang di sebuah kota bernama Night City yang dipenuhi dengan teknologi mutakhir dan juga lampu-lampu berwarna neon di sekeliling jalan. Lampu tersebut berpancar dengan warna-warna mencolok di malam hari. Di balik kota besar, futuristik, dan indah ini tenyata terdapat kehidupan yang tidak seindah itu. Kemiskinan dan kriminalitas mewarnai kota indah bernama Night City tersebut. Kota besar yang dibangun, tak luput juga dengan adanya korporasi besar yang secara langsung dan tidak langsung mengkontrol kehidupan manusia. Cita-cita di mana ingin meleburkan manusia dengan teknologi akhirnya menjadi sebuah distopia.

Cyberpunk 2077

Dalam game ini, kalian akan memainkan seorang karakter utama bernama V yang bisa kalian pilih dari mana asalnya. Meski terdapat 3 opsi asal V, pada akhirnya jalan cerita yang kalian mainkan tak akan berbeda satu sama lain. V ditawarkan menjadi seorang tentara bayaran oleh seseorang bernama Jackie untuk meningkatkan popularitas dan pundi-pundi kekayaan. Untuk menjadi kaya dan populer, kalian bersama Jackie harus mengerjakan pekerjaan yang berbahaya.

Dalam mengerjakan pekerjakan berbahaya tersebut, mereka berdua tentu tidak berjalan dengan mulus. Dalam perjalanannya tersebut, V dan Jackie bertemu dengan seorang rocker bernama Johnny Silverhand yang ingin menghancurkan sebuah korporasi besar bernama Arasaka. Begitulah sebagian besar plot cerita yang diusung oleh Cyberpunk. Bagaimana dengan gameplay-nya?

Gameplay dan Grafis

Salah satu aspek yang mencuri perhatian dari game RPG satu ini tentu adalah segi grafisnya. Apalagi pertama kali keluar, game ini ingin menguras seluruh kemampuan komponen untuk bekerja sekuat mungkin demi mendapatkan grafis rata kanan dengan 60 fps. Bahkan, kartu grafis tertinggi seperti NVIDIA GeForce RTX 3090 saja tidak bisa dengan lancar memainkan game ini pada resolusi 4K di 60 fps. Hal ini mengingatkan kami pada game Crysis yang dirilis beberapa tahun lalu.

Baca Juga  Marvel’s Avengers - Seharusnya Bisa Lebih Maksimal

Cyberpunk 2077

Cyberpunk 2077 ingin menampilkan kualitas grafis dengan teknologi ray tracing terkini. Alhasil kemampuan GPU dan CPU harus didorong terus. Bahkan dengan teknologi DLSS pun dimana layaknya kualitas grafis di-upscale, RTX 3090 masih cukup ngos-ngosan.

Kemudian, untuk gameplaynya, game ini pada dasarnya adalah game RPG dengan sudut pandang orang pertama. CD Projekt Red tidak menghadirkan mode sudut pandang orang ketiga. Selain itu, game ini mengusung gaya open world yang membebaskan kamu berkeliling ke mana saja. Namun, jangan harap game ini seperti GTA V, karena game ini lebih berfokus pada aspek RPG-nya. Selain itu, meski game ini menyajikan kualitas grafis yang memukau, game ini memiliki kekurangan yakni dari segi elemen-elemen realistik yang menurut kami sangat kurang. Kalian tidak akan melihat detail-detail seperti tubuh yang terjatuh dan tergeletak dari mobil apabila menjatuhkan diri ketika mobil sedang berjalan dengan ngebut. Dan satu lagi yang menjadikan game ini mendapatkan kritikan pedas, yakni bug dan glitch, meski sudah dirilisnya patch terbaru.

Kesimpulan

Penantian panjang tidak selalu berakhir dengan kepuasan sebagaimana game Cyberpunk 2077 ini. Setelah perilisannya, ternyata game ini dipenuhi dengan bug dan glitch. Sebagian gamers mencintai, dan yang lain mencaci. Terlebih adanya kasus di belakang CD Red Projekt yang tidak memperkerjakan pekerjanya dengan adil dan baik. Mungkin ini menjadikan pelajaran bagi para developer untuk lebih apik lagi dalam menggarap sebuah game.

Platform: PC, PS5, XBOX Series X, PS4, XBOX One

Kebutuhan Minimun Cyberpunk 2077

  • CPU: Intel Core i5-3570K or AMD FX-8310
  • RAM: 8 GB
  • OS: Windows 7 or 10 64-bit
  • VIDEO CARD: NVIDIA GeForce GTX 780 or AMD Radeon RX 470
  • FREE DISK SPACE: 70 GB
Baca Juga  Captain Tsubasa - Rise of New Champions: Kapten Kita Datang!

Kebutuhan yang Direkomendasikan Cyberpunk 2077

  • CPU: Intel Core i7-4790 or AMD Ryzen 3 3200G
  • RAM: 12 GB
  • OS: Windows 10 64-bit
  • VIDEO CARD: NVIDIA GeForce GTX 1060 or AMD Radeon RX 590
  • FREE DISK SPACE: 70 GB

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *