ASUS ROG Mothership GZ700GXE: Laptop Atau Desktop AIO?

ASUS baru saja merilis monster terbarunya dengan nama ASUS ROG Mothership beberapa waktu silam. Produk ini bisa dibilang produk hybrid yang menggabungkan model laptop dengan desktop AIO. Kami pun juga agak bingung apabila memandang dari segi bobotnya yang sangat berat untuk ukuran laptop.

ASUS ROG Mothership

Produk ini hadir dengan spesifikasi yang akan menghajar game-game AAA dengan super mulus dan mencapai FPS 60an ke atas. Secara harga, laptop ini bisa setara dengan sebuah mobil. Tentu produk ini cuma bisa dibeli untuk para sultan dan raja minyak.

Tapi kami nggak mau menghancurkan mimpi kalian, maka kami tetap akan menyuguhkan sebuah artikel review tentang ASUS ROG Mothership ini. Penasaran dengan laptop ini? Ikuti ya artikel ini hingga akhir.

Spesifikasi Monster Dalam Body yang Lebih Tipis

Beberapa waktu lalu, ASUS memboyong salah satu senjata terbaiknya dengan spesifikasi monster ini di Indonesia dengan nama ASUS ROG Mothership. Sepertinya ASUS ingin meneruskan seri GX800 yang memiliki performa yang menakjubkan pada waktu pertama dirilisnya. Karena sekarang zamannya laptop gaming dengan desain yang lebih simple, ASUS merilis ROG Mothership yang tampil dengan desain baru ala ROG Strix.

ASUS ROG Mothership

ASUS ROG Mothership dibekali dengan processor Intel Core i9 i9-9980HK yang merupakan processor generasi kesembilan yang masih menggunakan arsitektur Coffee Lake. Processor ini hadir dengan 6 core dan 16 thread yang pasti akan menyuguhkan performa single core dan multi core yang bisa diandalkan. Processor ini baru saja dirilis di tahun ini.

Perubahan yang dimiliki oleh Intel Core i9 yang keluar di tahun ini adalah penambahan dua core dan thread yang mampu mengangkat performa secara signifikan bila dibandingkan dengan seri 6 core, terutama clock terendahnya. Processor ini mampu di-overclock hingga mencapai 5,00 GHz.

Di samping itu, untuk pengolahan grafis, produk ini mengandalkan GeForce RTX 2080 yang merupakan salah satu kartu grafis paling powerful untuk laptop. Sebelumnya, kami juga menjelaskan bahwa produk ini lebih mirip dengan desktop AIO, akan tetapi secara spesifikasi, Mothership menggunakan spesifikasi untuk laptop. Kembali lagi ke RTX 2080, kartu grafis ini nggak hanya mampu memberikan performa tinggi untuk gaming, namun juga teknologi grafis terbaru yang sudah mendukung ray tracing.

Komponen-komponen yang dimiliki Mothership sudah terlebih dahulu di-overclock pabrikan. Tanpa di-overclock lagi pun, segala game bisa dilibas dengan enteng. Nah, produk ini juga menggunakan tiga buah SSD NVME berkapasitas 512 yang cukup untuk menginstal banyak game terkini dan juga menyimpan banyak data dan juga dokumen. SSD NVME bisa dikatakan media penyimpanan yang mampu memberikan performa baca dan juga tulis tercepat hingga kini. Katakan selamat tinggal untuk waktu booting yang lama.

Desain ASUS ROG Mothership

Ini dia yang paling menarik dari ROG Mothership. Desain yang dimiliki oleh laptop gaming ASUS satu ini cukup revolusioner. ASUS ini menggabungkan desain laptop gaming dengan PC all in one. Akan tetapi berhubung ukurannya yang cukup besar dan bobotnya yang lumayan berat, produk ini lebih cocok disebut sebagai dekstop all in one. Hal ini juga dipertegas dengan keyboard yang bisa dibongkar pasang.

Layar ROG Mothership memiliki ukuran 17.3 yang termasuk besar untuk sebuah laptop gaming. Walaupun itu, layar laptop ini mengusung panel IPS dengan bezel tipis dan menawarkan dua opsi. Kamu bisa memilih resolusi 4K untuk tampilan lebih tajam dan detil, dan juga resolusi Full HD yang memiliki refresh rate 144 Hz yang mampu memberikan visual gaming lebih mulus.

ASUS ROG Mothership

Kalau kamu lebih tertarik dengan resolusi 4K, kamu nggak usah khawatir karena kedua resolusi tersebut sudah mendukung teknologi G-SYNC-nya NVIDIA yang mampu menyajikan visual lebih mulus tanpa tearing.

Bagaimana dengan audionya? Laptop seharga mobil baru percuma saja kalau nggak punya kualitas audio yang bagus juga. Bagaimana bisa membuktikannya? Kamu bisa merujuk ke teknologi yang digunakan. Audio ROG Mothership ditenagai oleh ESS Sabre HiFi DAC yang sudah memiliki sertifikasi audio Hi-Res.

Kesimpulan: Harga Mahal, Apakah Worth It?

Harga laptop satu ini mahalnya bukan main. Mahalnya juga bukan hanya dari spesifikasi paling tinggi, namun juga teknologi yang diusungnya. Mulai dari desain, teknologi sistem pendinginnya, hingga audionya. Namun, apakah ini worth it?

Bagi kamu yang memang punya uang segaban, laptop ini bisa mendukung kegiatan gaming ataupun produktivitasmu. Untuk gaming pun cukup overkill karena spesifikasi yang sudah dioverclock secara pabrikan.

Leave a Comment