Review Battlefield V: Sudah Mendukung Teknologi Grafis Terbaru

Penerus game FPS andalan EA dengan nama Battlefield V cukup mencuri perhatian, apalagi ditambah dengan demo dari peluncuran NVIDIA GeForce RTX beberapa waktu silam yang menawarkan teknologi grafis terbaru. Selain itu, penggunaan Frostbite Engine sebagai basis grafis masih tetap diteruskan oleh EA untuk salah satu franchise terbesarnya satu ini. Dalam seri kelimanya ini, EA ingin mengembalikan Battlefield seperti sediakala yakni dengan tema Perang Dunia Kedua, diikuti dengan kompetitornya, Call of Duty, yang merilis Call of Duty WWII.

Battlefield V

Namun, pada awal peluncuran trailernya, banyak gamers yang skeptis dan alhasil trailernya mengalami banyak kritik. Hal ini dikarenakan pace pertempuran yang lambat yang membuat Battlefield V kurang greget. Memang seperti itukah? Sepertinya nggak adil jika men-judge game Battlefield V hanya berdasarkan trailer sebelum mencoba gamenya. Bagi kalian yang penasaraan dengan game ini, redaksi Sobatgame kali ini akan membahas tentang franchise terkini dari Battlefield V. Ikuti game ini hingga akhir ya.

Plot Cerita: Bisa Menjadi Tentara Nazi

Alih-alih meneruskan tema modern, EA DICE kini mengembalikam seri Battlefield seperti sediakala yakni tema Perang Dunia Kedua. Sepertinya EA DICE ingin bersaing dengan kompetitornya dengan meluncurkan game bertema yang sama. Dengan mengembalikan tema Perang Dunia Kedua, bukan berarti EA DICE nggak menawarkan hal baru selain grafisnya. Battlefield V menghadirkan beberapa fitur baru yang menarik sehingga pengalaman baru pun menjadi lebih terasa.

Battlefield V

Walaupun mengambil tema PD II, Battlefield V ingin menawarkan cerita yang belum pernah terpikirkan sebelumnya, yakni pertempuran Norwegia Utara dan reruntuhan Rotterdam. Plot cerita Battlefield V menawarkan empat buah skenario. Skenario tersebut di antaranya adalah memainkan pasukan Senegal yang secara aktif terlibat dalam peperangan Perancis demi kesetaraan. Selain itu, EA DICE juga menawarkan skenario yang memungkinkan kalian berperan sebagai tentara Nazi. Ada lagi skenario lain yang memosisikan pemain sebagai anggota pasukan Britania Raya yang mencoba menyusup ke dalam markas Nazi.

Battlefield V

Gameplay Battlefield V yang Seru dengan Playtime yang Seru

Namun, yang membuat kami agak kecewa adalah mode campaign yang menurut kami durasinya nggak terlalu panjang. Bahkan untuk menyelesaikan keseluruhan skenario, kalian bisa hanya menghabiskan waktu sekitar 3-4. Untungnya, di balik segala kesingkatan ceritanya, kalian cukup dibebaskan mengitari area. Selain itu, Battlefield kelima menawarkan fitur stealth yang memungkinkan kalian melumpuhkan musuh secara diam-diam. Tingkat kesulitan yang ditawarkan oleh Battlefield V cukup tinggi, bahkan untuk tingkat kesulitan normal.

Battlefield V

Sebelumnya, kami sudah menyebutkan bahwa Battlefield V menawarkan skenario dengan nama The Last Tiger yang memungkinkan kalian untuk bermain dari sudut pandang Nazi. Akan tetapi, ketika memberikan skenario ini, DICE sepertinya cukup bermain aman. Mungkin karena takut mendapatkan banyak kecaman dari banyak masyarakat karena seperti yang kita tahu bahwa Nazi merupakan sebuah organisasi yang memiliki latar belakang yang sangat kelam. Kalian nggak akan mendengarkan pekikan suara Hitler dan juga obrolan seputar ideologi. Begitulah sebagian besar plot cerita dari skenario-skenario yang diberikan oleh Battlefield V, namun bagaimana dengan gameplaynya dan grafisnya.

Bagi yang sudah tahu atau veteran game Battlefield pasti tahu bahwa inti dari game ini bukan mode campaign-nya, namun mode multiplayernya. Karena Battlefield V ini dibuat dengan Frostbite Engine, tentu game ini menawarkan peperangan yang lebih masif dan seru. Kalian bakalan merasakan dan melihat ledakan-ledakan yang hebat. Kalian akan melihat gedung-gedung dan kendaraan yang hancur karena ledakan. Di samping itu, konsep Behemoth menawarkan fitur kendaraan raksasa menawarkan sensasi perang yang realistis.

Salah satu daya tarik dan daya jual Battlefield V adalah kualitas grafis yang ditawarkan yang sangat realistis. Apalagi bagi kalian pengguna kartu grafis NVIDIA GeForce RTX yang membuat pencahayaan dan bayangan yang lebih realistis dengan Ray Tracing. Kalian akan melihat refleksi bayangan yang bisa kalian lihat di bodi mobil, kaca, bahkan genangan air. Namun, apabila kalian masih menggunakan kartu grafis GeForce GTX, kalian masih tetap merasakan grafis yang enak dipandang.

Kesimpulan

Battlefield V bisa dibilang satu langkah baru yang merepresentasikan gaming masa depan. Ini bisa dilihat dari penggunaan teknologi grafis baru melalui NVIDIA GeForce RTX dengan Ray Tracing-nya dan beberapa fitur lain. Akan tetapi, bagi kalian adalah gamers yang mencari mode single player yang seru, jangan terlalu berharap lebih game ini. Ya, walaupun tetap seru dimainkan.

Leave a Comment