Metal Gear Solid 2: Sons of Liberty (Substance) PS2 dan PC

Melalui, Metal Gear Solid 2, Hideo Kojima, bisa meramalkan kejadian yang ada pada masa kini. Dibalut dengan gameplay stealth yang menegangkan, tema yang diambil oleh game action-stealth satu ini sangat rumit dan kompleks. Tema yang dibawa oleh MGS 2: Sons of Liberty sangat beragam mulai dari memetics (studi informasi dan budaya berdasarkan yang mana teori evolusi Darwin menjadi pengibaratan), konspirasi politik, sensor, eksistensialisme (filsafat eksistensialisme), artificial intelligence, dan juga postmodernisme.

Metal Gear Solid 2

Konsep yang diusung oleh game ini juga sangat relevan untuk masa kini. Kojima mencoba menggambarkan media sosial, news feed, politik pasca-kebenaran, berita bohong, fakta alternatif, dan masih banyak yang lainnya. Di luar membicarakan kondisi politik dunia dan luar negeri, apabila memainkan game ini mungkin kamu akan merasa relate.

Dengan mengusung tema-tema dan konsep-konsep tersebut, terang saja julukan jenius bisa disematkan oleh Kojima sebagai penulis. Game ini juga mendapatkan penghargaan sebagai game terbaik sepanjang masa. Sayang, Konami kurang mengapresiasi segala yang pernah diciptakan oleh Kojima. Pada kesempatan kali ini, Sobatgame akan membahas salah satu game action-stealth favorit kami yang dirilis pada 13 November 2001. Ikuti artikel ini sampai akhir.

Ramalan Kojima yang Sebagian Besar Tepat

Salah satu keunggulan dari seri Metal Gear Solid adalah jalan ceritanya. Selaku penulis cerita Hideo Kojima selalu sukses membuat intrik-intrik di dalam cerita seri MGS. Begitu juga seri kedua ini. Kami nggak tahu beliau mengambil referensi dari mana, tapi konsep dan tema yang diambil sangat “beyond” pada masanya.

Metal Gear Solid 2

Pada seri keduanya ini, MGS 2 menghadirkan dua orang protagonis, yang pertama adalah karakter utama dari seri pertama yakni Solid Snake yang merupakan anak dari Big Boss, dan juga agen muda bernama Raiden. Jalan cerita Metal Gear Solid 2 dibagi menjadi 2 chapter, di antaranya Tanker Chapter, dan juga Plant Chapter.

Chapter prologue atau Tanker Chapter dimulai dengan kilas balik dua tahun setelah insiden Shadow Moses yang ada di seri orisinal Metal Gear Solid. Solid Snake dan Otacon menjadi anggota filantropi LSM yang menginvestigasi pengembangan Metal Gear baru oleh angkatan laut Amerika Serikat. Snake tiba di tanker yang mengangkut senjata di tengah-tengan serangan oleh tentara bayaran Rusia yang dipimpin oleh Kolonnel Gurlukovich beserta anak perempuannya Olga, dan musuh Snake dari Shadow Moses, Ocelot.

Metal Gear Solid 2

Kemudian untuk chapter kedua yang dinamakan Plant Chapter terjadi dua tahun setelahnya ketika the Big Shell dikeluarkan. Pada permulaan chapter kedua ini, kalian akan memainkan Raiden yang mana seorang agen muda di bawah FOXHOUND yang sudah dibentuk ulang. Dalam misinya kali ini, Raiden diperintahkan untuk menginfiltrasi Big Shell dan menolong Presiden dan tawanannya.

Berjalan Di 60 FPS

Secara gameplay game ini melanjutkan mekanisme pendahulunya. Untuk melumpuhkan musuh, kamu dibekali dengan sebuah pistol dengan peluru bius. Di seiring berjalannya waktu, kamu akan menemukan banyak senjata yang membantumu mengalahkan musuh-musuh yang ada. Penjaga-penjaga yang ada di Metal Gear Solid 2 juga lebih pintar. Ketika kamu ketahuan mereka akan memanggil teman-teman mereka dan menghabisimu.

Pergerakannya pun terkesan lebih luwes. Selain itu, dari segi grafis, Metal Gear Solid 2 adalah yang terbaik pada masanya. Bahkan game ini berjalan pada frame rate 60 fps. Salah satu yang paling ikonik di Metal Gear Solid adalah pengisi suaranya. Pengisi suara versi Amerikanya sepertinya lebih tenar dibandingkan dengan versi Jepangnya. Bagi para penggemarnya, pasti tahu nama David Hayter.

Voice acting MGS sampai sekarang adalah yang terbaik. David Hayter bisa membuat karakter Snake menjadi lebih hidup. Bahkan suara Snake sangat identik sekali. Setelah kesuksesannya di PlayStation 2, MGS 2 dirilis di Xbox dan juga PC dengan nama MGS 2 Substance yang juga dirilis ke PS2. Kamu akan menemukan beberapa penambahan seperti mini game dan semacamnya.

Kesimpulan: Karya Besar dari Seorang Maestro

Game ini adalah salah satu masterpiece yang diciptakan oleh Hideo Kojima selaku penulis cerita. Kojima dikenal sebagai salah satu orang jenius bertangan dingin yang setiap game ciptaannya jarang gagal. Bahkan setelah hengkang dari perusahaan yang membesarkannya, Konami, Kojima cukup mengejutkan pihak gamers dengan membuat game bernama Death Stranding. MGS 2 bisa dibilang adalah salah satu karya terbaiknya dari yang terbaik. Game ini bisa dibilang game paling lengkap. Memiliki cerita yang kompleks dan bagus, grafis yang bagus, dan juga gameplay yang menyenangkan.

Leave a Comment